cara pembuatan sablon manual
Blog

Bagaimanakah Proses Pengerjaan Sablon Kaos Manual?

Apakah kamu sedang mencari informasi tentang proses pengerjaan sablon kaos manual atau cara membuat kaos sablon manual? Beberapa waktu yang lalu kami telah membahas tentang manfaat sablon manual dan pada postingan ini kami akan membahas cara membuat sablon kaos manual dengan teknik yang mudah. Cara menyablon kaos secara manual sebenarnya memerlukan keahlian khusus dan ketelatenan. Sehingga akan menghasilkan hasil kaos sablon yang berkualitas tinggi. berbeda dengan sablon digital yang dikerjakan cukup dengan alat print khusus dan tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri.

Nah bagi kamu yang ingin mengetahui cara membuat kaos sablon manual di artikel ini kami ingin berbagi informasi tentang cara bikin kaos sablon manual dengan langkah-langkah yang nantinya mudah kamu pahami. Langsung saja kamu simak penjelasan ya di bawah ini.

Peralatan yang Harus di Persiapkan

Sebelum lanjut ke langkah-langkah atau proses pembuatan kaos sablon manual, kamu harus menyiapkan dahulu alat-alat berikut:

  1. Kaos Polos
  2. Papan Tripleks (Ukuran disesuaikan dengan ukuran kaos)
  3. Screen / Layar
  4. Meja Afdruk
  5. Tinta Sablon Kaos
  6. Pasta Sablon
  7. Alat Semprot Air
  8. Rakel
  9. Obat Afdruk
  10. Hair dryer

Nah setelah kamu menyiapkan alat-alat di atas, selanjutnya kamu bisa melakukan langkah-langkah yang akan kami bagikan di bawah ini.

1. Proses Pra Cetak

Sebelum mencetak kaos sablon, kamu harus melewati beberapa proses seperti desain sablon kaos yang akan di cetak, pembuatan film sablon dan juga proses afdruk. Untuk desain sablon kaos yang ingin kamu cetak, kamu bisa membuatnya dengan menggunakan alat seperti Adobe Photoshop atau menggunakan Corel Draw. Kamu bisa menggunakan alat tersebut untuk menciptakan desain kaos sablon yang sesuai untuk di cetak. Jika kamu sudah memiliki desain atau gambar yang akan kamu cetak, lalu masuk ke proses selanjutnya yaitu pembuatan film.

Langkah berikutnya adalah pembuatan film, gambar atau desain yang telah kamu buat tadi lalu di buat menjadi film sablon berdasarkan warna yang akan kamu gunakan, film sablon adalah gambar atau desain yang kamu print menggunakan kertas. Setelah film sablon sudah jadi, langkah selanjutnya adalah proses afdruk atau stencil. Kamu harus memindahkan gambar film sablon di layar atau screen.

2. Proses Cetak Kaos Sablon

Nah sekarang kamu memasuki ke proses berikutnya yaitu proses cetak kaos sablon. Ada beberapa tahapan yang harus kamu lakukan untuk menghasilkan kaos sablon yang keren. Berikut tahap-tahapnya:

  1. Persiapkan kaos polos yang akan kamu sablon, lalu kamu gunakan tripleks untuk tatakan, kamu bisa memasukkannya kedalam kaos tersebut. Ini bertujuan untuk menghindari tinta sablon tembus ke bagian belakang kaos dan juga berfungsi untuk menjadikan posisi kaos lebih mudah ketika di sablon.
  2. Letakan screen sablon di atas kaos yang sudah kamu beri tripleks tadi untuk mengatur gambar sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Jika kamu ingin menyablon tulisan atau gambar yang memiliki lebih dari 1 warna, kamu perlu menutupi gambar lainnya untuk menghindari terjadi kesalahan warna.
  3. Setelah memposisikan gambar sesuai dengan keinginan, selanjutnya menuangkan tinta dengan warna yang di inginkan dari pinggir atas menghadap objek gambar tersebut. Setelah menuangkan tinta selanjutnya kamu ratakan tinta sablon ke bawah menggunakan rakel, usahakan melakukannya dengan rata dan sekali tarikan. Jika kamu menyablon dengan 1 warna maka proses ini sudah selesai, kamu bisa mengangkat screen dengan perlahan supaya tidak merusak hasil sablon, setelah itu kamu bisa mengeringkan hasil kaos sablon.
  4. Namun jika kamu menyablon menggunakan lebih dari 1 warna, maka langkah selanjutnya adalah membersihkan sisa tinta pada screen. Setelah screen sudah bersih kembali kamu bisa lanjutkan proses penyablonan untuk warna yang lainnya.
  5. Letakan kaos yang tadi sudah disablon di meja lalu atur penempatan screen untuk menghasilkan hasil yang sesuai harapan. Jika kamu menginginkan hasil yang lebih bagus, kamu bisa mengulangi kembali.

3. Proses Pengeringan

Setelah selesai proses pencetakan selanjutnya adalah proses pengeringan. Kaos yang sudah selesai di cetak perlu dikeringkan supaya tinta sablon merekat dengan baik. Cara mengeringkan kaos setelah pencetakan bisa menggunakan cara drying. Atau untuk menyingkat waktu kamu bisa menggunakan hair dryer untuk membantu mengerikan tinta sablon. Atau kamu bisa menggunakan alat lain seperti flash heater untuk membuat tinta sablon mengering dan merekat dengan sempurna.

Nah itulah cara pembuatan sablon kaos manual yang telah kami jelaskan, semoga dapat bermanfaat untuk kamu. Jika kamu mencari jasa sablon kaos rubber manual, jangan ragu untuk menghubungi kami sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *