Blog

7 Contoh Kata-Kata Follo Up Pada Calon Customer

7 Contoh Kata-Kata Follo Up Pada Calon Customer ini bisa mnjadikan Anda meningkatkan penjualan terutama Anda yang berjualan online. Follow up secara sederhana adalah melakukan kontak lanjutkan kepada calon customer dengan cara menghubungi atau mendatangi langsung tau bisa juga kepada dia yang sudah beli agar beli lagi lebih banyak.

Dalam ilmu marketing yang saya pelajari ada beberapa type Follow up, secera sederhana yaitu Follow up secara Elegan dan follow up secara brutal. Kebanyakan dari pebisnis/pedagang/pelaku usaha melakukan follow up dengan cara yang brutal, artinya mereka memaksakan dengan sangat jelas untuk membeli produk mereka padahal calon customer belum tau seberapa manfaatnya jika ia membelinya.

Cara ini terkesan menakut-nakuti dan memungkinkan konsumen untuk membelinya, tapi ingat ya kak.. mereka membeli bukan karena beneran butuh tapi karena takut di desak. Hal inilah yang megakibatkan hancurnya bisnis. Pelanggan yang telah membeli dengan rasa ketakutan mereka tidak akan membeli yang kedua kalinya, lebih baik mereka membelinya ditempat lain ketika dia butuh.

Nah sebelum saya memberikan 7 contoh tersebut terlebih dahuli saya akan jelaskan secara singkat apa itu follow Up.

Nah pada artikel kali ini saya akan memberikan 7 Contoh Kata-Kata Follo Up Pada Calon Customer dengan cara yang elegan. Pastikan Anda sudah membaca tulisan pengantar diatas ya agar bisa paham dengan apa yang saya sampaikan di bawah, karena semua ada keterkaitannya dengan apa yang saya sampaikan diatas !!

7 Contoh Kata-Kata Follo Up Pada Calon Customer Secara Elegant

  1. Berikan salam dan Tanyakan kabar ketika pertama kali menghbungi. Contoh : Assalamu’alaikum Mba Fitri.. Bagaimana kabarnya hari ini ?
  2. Berikan pertanyaan yang membuat mereka terkesan. Contoh : Mba bagaimana apakah masih sibuk dengan kerjaan kemarin ?
  3. Doakan mereka yang baik-baik. Contoh : Mudah-mudahan bisnisnya mba Fitri lancar ya dan keluarga diberikan kesehatan.
  4. Tanyakan kembali secara halus kepada mereka tetntang produk yang pernah ia tanyakan. Contoh : Oh iya mba Fitri, kira-kira untuk kaos yang kemarin mba pernah tanyakan jadinya mau warna apa ya ? apakah masih sama dengan yang kemarin atau mau ganti warna ?
  5. Tanyakan secara perlahan kapan mereka bisa fix membelinya. Contoh : Oh iya mba, berarti masih sama dengan yang kemarin ya warnanya, kira-kira mba Fitri sempetnya Transfer hari ini apa besok ya ?
  6. Beri penjelasan juga agar bisa membeli lebih dari satu produk kita. Contoh : Mba Fitri kita kebetulan lagi ada diskon nih, jika mba mmbeli 2 kaos hari ini juga akan mendapat potongan harga Rp10rb, mau sekalian 2 kaos hari ini mba ?
  7. Ucapkan kata-kata pengingat dan terimakasih. Contoh : Baik mba, agar pesanan bisa kami proses jangan lupa konfirmasi jika sudah selesai transfer ya mba.. Terimakasih

Cara diatas adalah beberapa studi kasus saya sendiri yang telah saya terapkan kepada pelanggan yang pernah menanyakan produk dan belum membelinya. Belum tentu ini akan berhasil jika di terapkan oleh Anda, akan tetapi apa salahnya jika Anda mencoba untuk menerapkannya.

Anda juga harus melihat karakter pelanggan terlebih dahulu, seberapa banyak mereka tahu dan mereka butuh tantang produk Anda, jadi jangan semua pelanggan kita samakan. Untuk Follow Up diatas cocok buat calon pelanggan yang sudah paham dengan produk kita dan sudah pernah tanya-tanya tetapi beli deal/closing.

Semoga bermanfaat untuk follow up Anda. Jika artikel ini bermanfaat silahkan share ke yang lain ya.. Terimakasih !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *